Semarang (17/10) — Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga dan pendidikan. Hal ini ditunjukkan dengan dua kegiatan kunjungan studi yang diterima secara berturut-turut pada bulan Oktober 2025.
Pada Jumat (10/10), Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang menerima kunjungan Study Tiru dari Yayasan Lembaga Bakti Muslim Al-Falah Kabupaten Sragen. Kegiatan ini berfokus pada Sistem Manajemen Pengelolaan SDM dan diikuti oleh lima orang perwakilan, termasuk Ketua Yayasan, Suparlan Abdul Hakim.
Sekretaris Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang, Sigit Cayantoro, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran rombongan.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas yayasan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Bakti Muslim Al-Falah, Suparlan Abdul Hakim, juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan.
“Kami berharap dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas yayasan kami,” katanya.
Pertemuan berlangsung produktif dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman yang hangat. Kedua yayasan sepakat untuk menjalin sinergi berkelanjutan dalam pengembangan lembaga masing-masing.
Selanjutnya, pada Rabu (15/10), KB-TK IT Bina Insani yang berada di bawah naungan Yayasan Bina Insan Taqwa juga menerima kunjungan studi banding dari PAUD IT Umar Bin Khathab Kabupaten Pati. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 27 guru dan tenaga kependidikan, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Dr. Hartuti, M.Pd.
Kepala Sekolah TK IT Bina Insani, Ana Suci Lina Wati, mengungkapkan rasa antusiasnya.
“Kami sangat senang bisa saling belajar dan berbagi pengalaman dengan rekan-rekan dari PAUD IT Umar Bin Khathab,” tuturnya.
Kepala Sekolah KB IT Bina Insani, Kartini, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang untuk saling bertukar informasi dan memperkaya wawasan.
“Kegiatan seperti ini sangat penting agar setiap sekolah dapat terus berkembang menjadi lebih baik,” ujarnya.
Dr. Hartuti, M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan guru dan tenaga kependidikan.
“Kami berharap dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang bisa diterapkan di sekolah kami,” katanya.
Baik kegiatan Study Tiru maupun Studi Banding ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas manajemen lembaga dan mutu pendidikan.
Melalui berbagai kunjungan tersebut, Yayasan Bina Insan Taqwa Semarang berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama, berbagi praktik baik, serta memperkuat jejaring antar lembaga pendidikan guna bersama-sama memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
