JSIT bersama Sahabat Palestina Memanggil, Opick & Melly Goeslaw Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

ISTAMBUL, TURKI – Ketua Dewan Pembina JSIT Indonesia, Dr. Sukro Muhab, M.Si  bersama penyanyi sekaligus pencipta lagu Melly Goeslaw dan Opick berangkat ke pengungsian Palestina di beberapa negara untuk menjalankan misi kemanusiaan. Mereka berangkat bersama dengan organisasi Sahabat Palestina Memanggil (SPM). Keberangkatan ini diorganisir oleh Qupro Indonesia. Agus dari Qupro menyampaikan rombongan baru tiba di Turki. “Alhamdulillah Mas Opick dan Mbak Melly plus rombongan baru sampai di Turki,” kata Agus, Senin (18/12). Menurut Sukro Muhab, setelah dilepas oleh Ketua Umum JSIT Indonesia, Drs. M.Zahri, M.Pd, Ia diamanahi sebagai duta JSIT Selanjutnya …

LISENSI, ARE YOU READY?

Mengapa para Nabi dan Rasul harus menghadapi ujian perjuangan? Nabi Musa menghadapi ujian dari Fir’aun dan tentaranya. Nabi Ibrahim dengan Raja Namruz. Nabi Nuh dengan ujian dari anak dan istrinya sendiri. Nabi Isa dengan para penentangnya. Salah satu jawabannya adalah menaikkan level kualitas mereka di hadapan Allah SWT. Ujian adalah keniscayaan. Ujian adalah kemutlakan. Al Mulk:3 menginspirasi kita :”Dialah Allah yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji siapa diantara kalian yang terbaik amalnya? “ Jika ujian itu didekatkan pada Sekolah Islam Terpadu (SIT), bagaimana? Saat ini berdasarkan data online per Selanjutnya …

KIDS ZAMAN NOW DAN KIDS ZAMAN SEMONO

Metode mendidik anak dalam ajaran Islam sebenarnya tidak banyak mengalami perubahan. Dari sejak zaman Nabi Muhammad dan sampai Kiamat sekali pun. Mengapa saya katakan demikian? Karena kita sesungguhnya hidup di zaman yang sama, yaitu zaman akhir. Rasul junjungan kita pun sudah menegaskan bahwa beliau adalah Rasul akhirnya zaman. Diutusnya beliau adalah juga merupakan salah satu tanda bahwa zaman hampir finish. Sehingga apa saja yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita berupa pendidikan adalah sama dengan apa yang dulu kita dapatkan dari orangtua kita. Kata kunci yang dapat kita pegang dalam Selanjutnya …

PEMBELAJARAN TERPADU DAN INOVATIF SOLUSI MENDIDIK DI ERA ‘KIDS ZAMAN NOW’

Kids Zaman Now adalah generasi millennial, generasi yang mengisi 20-25% dari total penduduk Indonesia. Generasi ini bebas dan tak mau terikat pada suatu hal atau terkekang.  Bak burung mereka akan terbang dan singgah sebentar di sebuah sarang yang dianggap nyaman, dan kemudian terbang lagi mencari kenyamanan baru. Mereka sangat terhubung dengan dunia khususnya sosial media, dan sangat akrab dengan perubahan teknologi digital, sehingga membuat mereka sangat cepat menerima perubahan. Generasi nongkrong ini juga lebih suka kolaborasi daripada bersaing, lebih suka bekerja sebagai team, bahkan tak segan  sambil nongkrong sambil kerja, Selanjutnya …

Menjadi Guru Di Era Kids Zaman Now

Beberapa dekade lalu, kita berada di era reformasi, orde baru, atau bahkan ada yang pernah mencicipi era orde lama. Masing-masing dengan keunikan dan karakteristik sendiri-sendiri, terutama apabila ditinjau dari perkembangan teknologi. Bumi berputar dan waktu terus berjalan. Masa berganti, musim telah berubah. Maka tibalah saat kita berjumpa dengan era revolusi informasi. Sebuah era di mana informasi memiliki peran penting dan menjadi kunci pada setiap pengambilan keputusan. Era yang mencerminkan  tingginya tingkat ketergantungan manusia terhadap teknologi informasi. Dan dari  era inilah lahir Generasi Z, atau yang sekarang terkenal dengan Kids Zaman Selanjutnya …

Membangkitkan Fitrah Kebaikan dalam Mendidik Generasi Kids Zaman Now

Perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini, menuntut setiap orang untuk ikut mempercepat langkahnya agar tak ketinggalan. Istilah gagap teknologi pun mulai dikenal seiring dengan meningkatnya ragam produk-produk teknologi terbaru beserta aplikasi dan inovasinya. Terlalu pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini lantas mengubah seluruh tatanan kehidupan manusia yang mau tidak mau ikut terseret dalam gelombang perubahan besar-besaran tersebut. Kekhawatiran akan fenomena gagap teknologi itu lantas memunculkan sebuah pertanyaan tentang bagaimana seharusnya seseorang membuka diri terhadap perkembangan tanpa terhanyut dengan arus negatif yang menyertainya. Dalam hal ini, sosok yang paling mungkin menjadi Selanjutnya …

JSIT Indonesia-PKPU Salurkan Bantuan Rp 4 Miliar Lebih Untuk Pengungsi Rohingya

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSIT Indonesia) menyalurkan bantuan sebesar Rp 4 miliar lebih untuk pengungsi Rohingya di Myanmar dan Bangladesh. Penyaluran bantuan tersebut dipercayakan melalui Lembaga Kemanusian Nasional PKPU Human Initiative. “Dana sebesar Rp 4.830.425.590 dari para donatur JSIT Indonesia ini diharapkan dapat membantu saudara muslim Rohingya khususnya di bidang pendidikan,” kata Ketua Umum JSIT Indonesia, Muhammad Zahri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (20/11). Lebih lanjut Zahri meminta, program yang dirancang untuk dua tahun ke depan ini dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Sehingga ke depannya dapat mempermudah kerjasama Selanjutnya …

Muswil IV JSIT Sumbar, Zahri: Ayo Bersiap Menangkan Persaingan Global

Ketua Umum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), Muhammad Zahri meminta pengurus JSIT Wilayah Sumbar, untuk memperbanyak kuantitas sekolah tingkat SMA/sederajat. Tak berhenti di tingkat Raudatul Atfal, SD dan SMP. Tak kalah pentingnya, meningkatkan prestasi baik siswa maupun sekolah. “Indonesia sudah jadi warga global terhitung 1 Januari 2016, seiring berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Peningkatan mutu dan kapasitas, harus terus dilakukan agar seluruh Sekolah Islam Terpadu (SIT) bisa berdaya saing global,” ungkap Zahri pada pembukaan musyawarah wilayah (Muswil) IV JSIT Sumbar, Sabtu (7/10/2017). Muswil IV ini digelar di auditorium gubernuran Sumbar Selanjutnya …

Makna Hijrah Untuk SIT

Indonesia Lawyer Club (ILC) semalam, Selasa 19 September 2017 menarik. Saya telat datang ke rumah karena mengerjakan beberapa tugas di sekretariat JSIT. Ada juga yang rapat dari departemen risbang jam 20.00 sampai 21.45. Sementara di TV One, Prof Salim Said berbicara paling akhir di ILC sekitar jam 23.40. Saya meramunya seperti ini. Bangsa yang maju adalah yang mampu menjawab tantangan. Bangsa yang maju adalah bangsa yang punya hal yang ditakuti. Itulah yang membuat bangsa itu kuat. Israel kuat karena ada yang ia takuti yakni berada di antara negara Arab. Korea Selanjutnya …

Muswil Ke-4 Lanjutkan Kaderisasi Kepemimpinan JSIT

Bertempat di Hotel Royal Jelita, Sabtu-Ahad, 16-17 September 2017, berlangsung Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4. Acara diikuti 600 pimpinan yayasan, pimpinan sekolah, dan guru yang berjumlah 46 Sekolah Islam Terpadu (SIT) dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Mereka mewakili 1.260 guru/karyawan seluruh SIT yang memiliki 10.235 peserta didik TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT. Kabupaten Barito Kuala belum memiliki SIT. Acara muswil ini dihadiri oleh Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina, S.Pi.,M.Si., Kepala Dinas Provinsi Drs. H. Yusuf Efendi, M.AP, Aleg Propinsi Kalsel Komisi 4 Hariyanto, S.E., Aleg Kota Banjarmasin Ust Musyafa Zakir, Lc. Selanjutnya …