Gandum dalam perspektif peradaban sangat fenomenal. Bayangkan tidak tumbuh di Indonesia tapi mayoritas penduduk Indonesia hampir tidak bisa lepas dari gandum. Dalam berbagai variasi olahan setiap hari gandum dikonsumsi. Pertanyaannya; bagaimana bisa lidah mayoritas orang Indonesia berselera gandum ? Mungkin karena cita rasa gandum mirip dengan tepung beras, sinkong dsb yang asli Indonesia. Jadi alamiah saja. Kebetulan saja cocok dengan lidah indonesia. Sepintas spekulasi ini masuk akal. Tapi jika kita renungkan lebih dalam, kita akan sampai pada dugaan fenomena gandum bukan sekedar Cita Rasa, tapi invasi budaya tanpa perlawanan yang Selanjutnya …









