PEMBELAJARAN TERPADU DAN INOVATIF SOLUSI MENDIDIK DI ERA ‘KIDS ZAMAN NOW’

Kids Zaman Now adalah generasi millennial, generasi yang mengisi 20-25% dari total penduduk Indonesia. Generasi ini bebas dan tak mau terikat pada suatu hal atau terkekang.  Bak burung mereka akan terbang dan singgah sebentar di sebuah sarang yang dianggap nyaman, dan kemudian terbang lagi mencari kenyamanan baru. Mereka sangat terhubung dengan dunia khususnya sosial media, dan sangat akrab dengan perubahan teknologi digital, sehingga membuat mereka sangat cepat menerima perubahan. Generasi nongkrong ini juga lebih suka kolaborasi daripada bersaing, lebih suka bekerja sebagai team, bahkan tak segan  sambil nongkrong sambil kerja, Selanjutnya …

Menjadi Guru Di Era Kids Zaman Now

Beberapa dekade lalu, kita berada di era reformasi, orde baru, atau bahkan ada yang pernah mencicipi era orde lama. Masing-masing dengan keunikan dan karakteristik sendiri-sendiri, terutama apabila ditinjau dari perkembangan teknologi. Bumi berputar dan waktu terus berjalan. Masa berganti, musim telah berubah. Maka tibalah saat kita berjumpa dengan era revolusi informasi. Sebuah era di mana informasi memiliki peran penting dan menjadi kunci pada setiap pengambilan keputusan. Era yang mencerminkan  tingginya tingkat ketergantungan manusia terhadap teknologi informasi. Dan dari  era inilah lahir Generasi Z, atau yang sekarang terkenal dengan Kids Zaman Selanjutnya …

Membangkitkan Fitrah Kebaikan dalam Mendidik Generasi Kids Zaman Now

Perkembangan teknologi yang semakin pesat dewasa ini, menuntut setiap orang untuk ikut mempercepat langkahnya agar tak ketinggalan. Istilah gagap teknologi pun mulai dikenal seiring dengan meningkatnya ragam produk-produk teknologi terbaru beserta aplikasi dan inovasinya. Terlalu pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini lantas mengubah seluruh tatanan kehidupan manusia yang mau tidak mau ikut terseret dalam gelombang perubahan besar-besaran tersebut. Kekhawatiran akan fenomena gagap teknologi itu lantas memunculkan sebuah pertanyaan tentang bagaimana seharusnya seseorang membuka diri terhadap perkembangan tanpa terhanyut dengan arus negatif yang menyertainya. Dalam hal ini, sosok yang paling mungkin menjadi Selanjutnya …

JSIT Indonesia-PKPU Salurkan Bantuan Rp 4 Miliar Lebih Untuk Pengungsi Rohingya

Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSIT Indonesia) menyalurkan bantuan sebesar Rp 4 miliar lebih untuk pengungsi Rohingya di Myanmar dan Bangladesh. Penyaluran bantuan tersebut dipercayakan melalui Lembaga Kemanusian Nasional PKPU Human Initiative. “Dana sebesar Rp 4.830.425.590 dari para donatur JSIT Indonesia ini diharapkan dapat membantu saudara muslim Rohingya khususnya di bidang pendidikan,” kata Ketua Umum JSIT Indonesia, Muhammad Zahri dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (20/11). Lebih lanjut Zahri meminta, program yang dirancang untuk dua tahun ke depan ini dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Sehingga ke depannya dapat mempermudah kerjasama Selanjutnya …

Peringati Hari Santri, Siswa SMPIT Daki Merbabu

Getasan – Puluhan siswa SMPIT Izzatul Islam Getasan melakukan pendakian gunung Merbabu pada hari Sabtu (21/10) melalui jalur pendakian Selo, Boyolali. Pendakian ini dilakukan dengan tujuan untuk memotivasi siswa kelas IX menghadapi Ujian Nasional dan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Kepala SMPIT Izzatul Islam Getasan mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun bagi siswa kelas IX. “Dengan kegiatan mendaki gunung diharapkan siswa mendapat pelajaran bahwa untuk menuju puncak kesuksesan dibutuhkan perjuangan dan kerja keras. Termasuk para pahlawan yang berasal dari ulama dan santri berjuang mati-matian membela bangsan dan Negara. Selanjutnya …

Muswil IV JSIT Sumbar, Zahri: Ayo Bersiap Menangkan Persaingan Global

Ketua Umum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT), Muhammad Zahri meminta pengurus JSIT Wilayah Sumbar, untuk memperbanyak kuantitas sekolah tingkat SMA/sederajat. Tak berhenti di tingkat Raudatul Atfal, SD dan SMP. Tak kalah pentingnya, meningkatkan prestasi baik siswa maupun sekolah. “Indonesia sudah jadi warga global terhitung 1 Januari 2016, seiring berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Peningkatan mutu dan kapasitas, harus terus dilakukan agar seluruh Sekolah Islam Terpadu (SIT) bisa berdaya saing global,” ungkap Zahri pada pembukaan musyawarah wilayah (Muswil) IV JSIT Sumbar, Sabtu (7/10/2017). Muswil IV ini digelar di auditorium gubernuran Sumbar Selanjutnya …

Ratusan Siswa SDIT Izzatul Islam Antusias Simulasi Pemadam Kebakaran

Getasan-SDIT Izzatul Islam Getasan bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang wilayah Kecamatan Tengaran, Senin (25/9) memberikan edukasi tentang penanggulangan bencana kebakaran di hadapan ratusan siswa dan guru. Selain teori, para peserta juga praktik langsung cara memadamkan api dengan selang maupun dengan kain basah. Sutrimo, Kepala SDIT Izzatul Islam Getasan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran luar kelas atau outing class yang bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa tentang bahaya bencana kebakaran, penyebab, dan cara penanggulangannya. “Dengan simulasi penanggulangan bencana kebakaran ini diharapkan ada edukasi sejak dini bagi para Selanjutnya …

SMPIT Daarul ‘Ilmi Raih 6 Piala di JIFEST 2017

LAMPUNG – SMP Islam Terpadu Daarul ‘Ilmi Bandarlampung meraih 6 Piala pada Jong Islamieten Festival (jifest) yang digelar Forum Kerja Sama Alumni Rohis (FKAR) Bandarlampung, Minggu, 24 September 2017, di Gelanggang  Olahraga (GOR) Saburai, Bandarlampung. Kepala Sekolah SMPIT Daarul ‘Ilmi, Ustadzah Afni, S.Pd mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh siswanya. “Saya selaku kepala sekolah sangat bangga atas prestasi yang diraih, karena dengan prestasi menandakan bahwa sekolah ini akan terus maju dan selalu hidup untuk  mencetak generasi  yang  bertaqwa, cerdas  dan berprestasi,” Ungkap Afni. Pemberian Piala, sertifikat dan Selanjutnya …

Makna Hijrah Untuk SIT

Indonesia Lawyer Club (ILC) semalam, Selasa 19 September 2017 menarik. Saya telat datang ke rumah karena mengerjakan beberapa tugas di sekretariat JSIT. Ada juga yang rapat dari departemen risbang jam 20.00 sampai 21.45. Sementara di TV One, Prof Salim Said berbicara paling akhir di ILC sekitar jam 23.40. Saya meramunya seperti ini. Bangsa yang maju adalah yang mampu menjawab tantangan. Bangsa yang maju adalah bangsa yang punya hal yang ditakuti. Itulah yang membuat bangsa itu kuat. Israel kuat karena ada yang ia takuti yakni berada di antara negara Arab. Korea Selanjutnya …

Muswil Ke-4 Lanjutkan Kaderisasi Kepemimpinan JSIT

Bertempat di Hotel Royal Jelita, Sabtu-Ahad, 16-17 September 2017, berlangsung Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4. Acara diikuti 600 pimpinan yayasan, pimpinan sekolah, dan guru yang berjumlah 46 Sekolah Islam Terpadu (SIT) dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Mereka mewakili 1.260 guru/karyawan seluruh SIT yang memiliki 10.235 peserta didik TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT. Kabupaten Barito Kuala belum memiliki SIT. Acara muswil ini dihadiri oleh Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina, S.Pi.,M.Si., Kepala Dinas Provinsi Drs. H. Yusuf Efendi, M.AP, Aleg Propinsi Kalsel Komisi 4 Hariyanto, S.E., Aleg Kota Banjarmasin Ust Musyafa Zakir, Lc. Selanjutnya …